SUNTUK
Saya tak tau mau nulis apa sebenarnya. Hari-hari berjalan biasa saja. Tak ada yang menarik. Tidur, maen hp, keluar rumah tergantung sif kerja. Seminggu lebih begitu saja. Sejak setelah nonton Persela di laga pembuka beberapa minggu yang lalu sampai hari ini. Sungguh membosankan.
Beberapa hari ini juga lama tak baca buku. Meminggirian buku bacaan yang belum juga khatam. Sabda Zarathustra-nya Nietzsche. Mau ku bawa-baca di warung, takutnya ga nangkap apa yang dibaca. Lagi enak-enaknya baca, eh ada yang pesan. Lanjut baca lagi setidaknya harus mengulang, mengingat ini filsafatnya Nietzsche. Butuh waktu khusus untuk memahaminya.
Saya juga lama tak menulis-mencatat. Tak ada garapan Zine, karena BH Zine sudah terbit awal bulan lalu. Mau memulai lagi lapak baca, masih malas dengan keterbatasan orang. Semua orang sudah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.
Di hari yang lalu, saya juga mencoba mengusir kepenatan dengan menggambar. Kebetulan di warung ada banyak figura dengan gambar yang ah tak ada seni-seninya. Dan mumpung saya punya banyak stock kertas bekas skripsi yang daripada jadi sampah, maka langsung ku gambar sosok karakter babi yang sedang berpidato, terinspirasi dari gambar @pasifisstate yang ku desain ulang dengan gayaku sendiri.
Gambar sudah jadi setelah dua hari. Saya taruh di figora setelah di bersihkan dari debu-debu yang melekat, dan respon Mas Agus sangat mendukung. Ia malah request untuk digambarkan tentang suasana Pulo Java. Sambil memperlihatkan contoh gambar hasil AI. Ku sanggupi saja, mengingat menggambar hanya untuk mengusir suntuk saat kerja.
Saya merasa tiada guna jika tidak berkarya. Sehari tanpa menghasilkan karya, rasa-rasanya menyia-nyiakan nikmat. Eman banget. Apalagi ini bulan September. Bulan yang diharuskan menolak lupa dan merawat ingat. Mengingat rentetan peristiwa kelam yang ada di bulan ini. Di September tahun lalu saya masih menjadi mahasiswa, dan September tahun ini saya sudah menjadi kelas pekerja. Bulan masih sama. Identitas yang berubah. Begitupun cara menyikapinya.
Bulan ini pun berlalu tanpa permisi. Terlalu cepat waktu berjalan. Dan saya masih sibuk dengan kemalasan.
Info pergerakan cah..
Komentar
Posting Komentar